Minggu, 28 Desember 2014

TIPS BAGI PARA PENCARI KERJA DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN & MENDAPATKAN PEKERJAAN YANG DIINGINKAN



Umumnya bagi para pencari kerja, terutama para pencari kerja baru/ fresh graduated yang mayoritas berasal dari para lulusan baru di berbagai perguruan tinggi maupun Sekolah Menengah Atas/Kejuruan masih memiliki keinginan dan idelisme yang tinggi terhadap posisi kerja yang diminati. Kebetulan, saya sebagai HR-Recruitment di salah satu perusahaan swasta, yang sehari-hari mewawancarai/interview para pelamar kerja, sudah dapat menyimpulkan (bahkan orang awam sekalipun pasti dapat memberikan kesimpulan yang sama dengan saya) umumnya para pencari kerja fresh graduated, apabila diberikan suatu pilihan posisi (misalkan : ADMIN atau MARKETING?), maka sudah dapat ditebak, mereka akan lebih banyak memilih posisi yang menurut mereka “AMAN”, maksudnya tidak ingin terbebani dengan pekerjaan yang berhubungan dengan TARGET (maksudnya adalah posisi ADMIN), padahal semua pekerjaan pun pastilah ada targetnya, Staff Admin sekalipun pasti memiliki target berupa target penyelesaian pekerjaaan tepat waktu (dateline), skala prioritas, dan jumlah laporan/pekerjaan yang dapat diselesaikan atau tidak.

Bagi saya, hal itu sepintas masih bisa dikatakan “WAJAR”. AKAN TETAPI…,keinginan mereka tentang suatu posisi kerja, sudah seharusnya diimbangi juga dengan kesiapan mereka berupa kemampuan atau keahlian yang bisa diandalkan untuk menunjang pekerjaan mereka nantinya.

Dari analisis saya, keinginan para pencari kerja baru/fresh graduated biasanya berupa :

       1.       Posisi kerja yang tanpa memerlukan target angka/penjualan

       2.       Gaji atau penghasilan yang tinggi

       3.       Jenjang karir yang cepat.


Padahal, dari 3 (tiga) point utama diatas, satu dengan yang lainnya bisa saling bertolak belakang.
Berikut akan saya coba tanggapi 3 (tiga) point diatas, sebagai berikut:

1.       Posisi kerja yang tanpa memerlukan target angka/penjualan

Tanggapan saya :

Apabila para pencari kerja menginginkan posisi kerja yang dianggapnya “AMAN” menurut mereka (dianggap tidak perlu target angka/penjualan), maka konsekuansinya mereka harus memiliki atau mempersiapkan diri untuk menguasai kemampuan mengoperasikan computer, minimal Microsoft Office (Word, Excel, & powerpoint) ditambah lagi dengan kemampuan akses internet.

Saya sering katakan kepada para pencari kerja untuk mengubah cara/pola berfikir (mindset) mereka, bahwa pekerjaan sebagai ADMIN bukan hanya sebatas : Mengetik tulisan yang sudah ada (menyalin); Filling dokumen (pengarsipan) ataupun edit & copy dokumen. Karena bila pekerjaan Admin hanya sebatas itu, bisa saya katakan kalau (maaf) seorang Office Boy (OB) saya juga sudah bisa mengerjakannya sendiri, dengan tingkat pendidikan yang terbatas.

Pekerjaan sebagai ADMIN sebenarnya lebih kompleks dari itu, banyak data yang harus diolah terlebih dahulu sebelum menjadi sebuah Laporan/Report.

Dengan demikian, bisa saya katakan, bagi para pencari kerja yang berminat di posisi Admin, wajib menguasai terutama Program EXCEL (Ms.excel), terutama yang seringkali digunakan berupa fungsi-fungsi : MATEMATIK (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dll), Fungsi IF, VLOOKUP/HLOOKUP, CONDITIONAL FORMATTING, PIVOTABLE, kombinasi dengan CHART/GRAFIK, serta fungsi-fungsi lainnya, selain kemampuan Ms.Word & Powerpoint untuk keperluan pembuatan bahan/modul presentasi, dll.

Menurut saya, di saat sekarang ini yang orang bilang serba canggih dan praktis, maka untuk mendapatkan suatu ilmu pengetahuan atau menambah wawasan, tidaklah sesulit saya dulu yang harus bersusah payah datang ke toko buku untuk mencari literature atau buku yang dibutuhkan.

Saat ini, anda cukup mencarinya di “mbah google (googling)", karena disana sudah banyak tersedia tutorial tentang EXCEL atau fungsi-fungsi excel yang kita butuhkan untuk dipelajari.


2.       Gaji atau penghasilan yang tinggi

Tanggapan saya :

Berbicara tentang posisi kerja dengan penghasilan yang paling tinggi, sudah tentulah posisi MARKETING/SALES, atau Bagian Penjualan Lainnya. Karena secara LOGIKA, untuk posisi MARKETING/SALES, selain mendapatkan Gaji pokok serta tunjangan lainnya yang bersifat tetap/fix income, mereka tentunya masih bisa berharap penghasilan lebihnya bahkan tak terbatas,  dari Insentif ataupun komisi dengan skim yang berlaku (walaupun ada Marketing/Sales yang sifatnya paruh waktu/freelance, tanpa gaji pokok/fix income, biasanya berbentuk basic allowance dengan skim yang dibuat menarik dan kompetitif).

Berbeda dengan seorang tenaga STAFF ADMIN, yang sudah jelas hanya mengandalkan penghasilan dari Gaji pokok serta tunjangan lainnya yang bersifat tetap/fix income. Penghasilan lebih baru bisa didapat hanya dari overtime (lemburan), tapi itupun sudah dibatasi tiap bulannya tidak boleh melebihi dari 56 jam (sesuai aturan Ketenagakerjaan yang berlaku), karena pada dasarnya, lemburan dibutuhkan hanya sewaktu-waktu bila ada pekerjaaan yang bersifat mendesak yang harus segera diselesaikan (urgent), dan tentu tidak setiap hari, karena perusahaan tentunya akan berusaha menekan cost/biaya overtime (lemburan) sebagai biaya  operasional.

3.       Jenjang karir yang cepat.

Tanggapan saya :

Berdasarkan pengalaman saya bekerja di beberapa perusahaan, posisi MARKETING/RELATION OFFICER atau SALES sekalipun memiliki kecenderungan peningkatan/kenaikan jenjang karir yang lebih cepat dibandingkan posisi tenaga operasional (Admin, dll), karena secara logika mereka yang berposisi MARKETING/RELATION OFFICER atau SALES merupakan ujung tombak atau penghasil Utama omset ataupun keuntungan/laba perusahaan, sehingga wajar prestasi mereka lebih dihargai dalam bentuk peningkatan karir, selain komisi, insentif, atau bonus sekalipun. Bukan berarti posisi di bagian operasional/Admin tidak memiliki peluang karir yang pasti, tetapi ada kecenderungan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapainya.

Sebagai Tambahan, selain dari tanggapan atas 3 (tiga point) di atas, ada satu hal lagi yang perlu dipersiapkan oleh para pencari kerja saat ini, yaitu tentang kemampuan Berbahasa Asing, minimal menguasai salah satu dari bahasa asing tersebut. Beberapa bahasa asing yang sering digunakan di dunia internasional, antara lain : Bahasa Inggris (Utama tentunya), Bahasa Mandarin/Tiongkok, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Perancis, Bahasa Spanyol (Amerika Latin) & Bahasa Jerman, serta Bahasa Arab (untuk kawasan Timur Tengah), diantara berbagai bahasa asing lainnya.

Akan tetapi, paling tidak/minimal Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional, baik lisan maupun tulisan, karena berdasarkan pengalaman saya juga, saat ini sudah banyak beberapa perusahaan besar (nasional maupun asing) yang sudah menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar atau percakapan sehari-hari di lingkungan kantor/tempat bekerja.

Hal ini pun sebenarnya berguna untuk menghadapi persaingan ke depannya (AFTA ataupun MEA) dimana cepat atau lambat kita tidak hanya bersaing dengan sesama pencari kerja dari bangsa kita sendiri, tetapi juga dengan para pencari kerja asing/dari negara lain yang tentunya juga mereka telah mempersiapkan diri baik keahlian ataupun kemampuan lainnya (kualifikasi).

Demikian sedikit ulasan saya, agar para pencari kerja lebih siap dalam menghadapi persaingan untuk mendapatkan pekerjaaan dengan posisi kerja yang diinginkan.

Wasalam

ALAN